Headlines News :
Home » » ISRO’ MI’ROJ

ISRO’ MI’ROJ

Written By Unknown on 12.28.2012 | 08:15




Sumber keterangan Isro` Mi`roj Nabi Muhammad SAW.
SUBHAANALADZII ASROO BI’ABDIHI LAILAN MINAL MASJIDIL HAROOMI ILALMASJIDIL AQSHOLLADZII BAAROKNAA HAULAHU LINURIYAHU MIN AAYAATINAA INNAHU HUWASSAMII’UL BASHIIR. (Al-Isro` / 1)
Artinya : Maha Suci Alloh yang telah memperjalankan hambanya pada suatu malam dari Masjid Harom ke Masjid Aqsho yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
Satu ayat dalam Al Qur-an surat Al-Isro` ini adalah sumber keterangan Isro` Nabi Muhammad SAW. Jadi ayat diatas adalah satu-satunya ayat yang menerangkan sumber peristiwa Isro`nya Nabi Muhammad SAW. Adapun keterangan Mi`roj, termuat dalam Al Qur-an surat An-Najm.
Peristiwa Isro` Mi`roj Nabi Muhammad SAW adalah suatu peristiwa yang meng-gemparkan akal fikiran manusia seluruh dunia sampai sekarang ini. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 12 kenabian atau pada tahun 622 Masehi.

Tujuan Isro` Mi`roj.
Apakah perlunya Rosululloh SAW di-Isro` Mi`rojkan ?
Perlunya Rosululloh SAW di-Isro` Mi`rojkan ialah :
1. Ditunjukkan bukti adanya ayat-ayat Alloh, yang berita adanya ayat-ayat tersebut telah diterima oleh Rosululloh melalui wahyu Illahi selama 12 tahun perantaraan malaikat Jibril AS yang dalam ayat tersebut disebutkan : “Linuriyahu Min Aayaatinaa”.
2. Muhammad Rosululloh SAW didekatnya Sidrotil Muntaha melihat rupa aslinya Malaikat Jibril AS yang selama 12 tahun itu hanya berupa bentuk manusia bukan bentuk aslinya Malaikat Jibril.
3. Muhammad Rosululloh SAW menerima wahyu langsung dari Alloh Ta’ala tanpa perantaraan malaikat Jibril As. Selama 12 tahun Nabi Muhammad menerima wahyu hanya melalui malaikat Jibril, akan tetapi dalam Mi`roj, beliau menerima wahyu langsung dari Alloh Ta’ala.
4. Rosululloh dipertemukan dengan Rosul-Rosul Alloh yang dahulu.
5. Merubah hukumnya sholatul Lail dari sholat wajib menjadi sholat sunah.
6. Menetapkan wajibnya sholat 5 waktu untuk selama-lamanya tidak akan dirubah. Jadi bukan menerima kewajiban sholat 5 waktu, tapi menetapkan kewajiban sholat 5 waktu yang telah diterima sudah 12 tahun, lalu ditetapkan tidak akan dirubah untuk selama-lamanya.
7. Untuk menguji keimanan umatnya.
Itulah dintara perlunya Rosululloh SAW di-Isro` Mi`rojkan.

Oleh : Si Pincang
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Recent Post

Popular Posts

Comments

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Joice - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger